di satu saat itu
rama-rama itu mampu terbang
tinggi sekali mengapai langit
ceria membiaskan warna pelangi
sebarkan segala angin suka
segalanya mekar wangi sepert bunga
jiwa itu. indah
di satu saat itu
rama-rama itu terudum jatuh
dipanah api, kepaknya terbakar teruk
menyembam badan di satu tanah itu
gersang yang lansung tak ada penghuni
tak mampu lagi dampingi segala gembira
meruduk sendiri ia dengan kisah duka lara
jiwa itu. hancur.
di satu saat itu
ia cuba untuk cuba berdiri dalam gigil
walau dinding kuatnya sudah rapuh menanti roboh
asanya juga tak bisa menongkah arus menggila
ya, rama-rama itu sudah tinggal nyawa-nyawa
memohon ihsan yang sedikit cuma nya itu
untuk menumpang kerdil di sehina ceruk bumi
izinkan dia hembus nafas sengsara itu pergi.
sebelum abadi dia dikebumi. pinta izin.
Everything happens for a reason. Every action has a reaction. Always remember that whats meant to be will always find a way to come about.
Do not look back and grieve over the past for it is gone; and do not be troubled about the future, for it has not yet come. Live in the present, and make it so beautiful it will be worth remembering.



